EFEK PARANOID AKIBAT COVID-19
Oleh Nisa Febriyanti
Oleh Nisa Febriyanti
Penyebaran virus corona atau Covid-19 masih menjadi perhatian
global. Virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Tiongkok pada Desember 2019
lalu. Hingga kini, sudah banyak negara yang mengonfirmasi kasus positif corona,
termasuk Indonesia. Penyebaran penyakit yang terjadi dalam skala dunia dan
waktu panjang ini membuat tidak sedikit orang mengalami efek paranoid.
Efek paranoid merupakan perasaan curiga dan rasa takut yang
berlebihan terhadap satu hal. Kondisi ini membuat seseorang merasa tidak aman
dan percaya bahwa lingkungan sekitar terlalu berbahaya. Gejala efek paranoid
banyak ditemukan di tengah maraknya pemberitaan seputar penyebaran virus
corona. Setidaknya, ada beberapa perilaku yang mengarah pada rasa takut
berlebihan akibat corona, terutama di Indonesia.
Efek Paranoid Kasus Corona di
Indonesia
Pada hari senin, 2 maret 2020 merupakan hari pertama kasus
covid-19 ini muncul di indonesia. Presiden Indonesia bapak joko widodo
mengumumkan kasus positif covid-19 di Indonesia. Kemudian hal ini membuat
masyarakat Indonesia merasa panik dan ketakutan.
Sangat disayangkan karena hal-hal yang dilakukan termasuk
mengarah pada hal paranoid, yang bahkan terkesan berlebihan. Sejak pengumuman
kasus covid-19 pertama di Indonesia, ada berbagai aksi yang bisa jadi megarah
pada efek paranoid, diantaranya :
-
Memborong
masker
Saat ini masker menjadi barang yang sangat sulit ditemukan bahkan
harganya pun menjadi menjolak tinggi. Karena banyaknya orang yang memborong
pembelian masker ini karena masyarakat yakin bahwa menggunakan masker merupakan
salah satu upaya yang dilakukan agar tidak tertular virus covid-19 ini. Yang
pada faktanya WHO menyarankan bahwa pemakaian masker dianjurkan untuk orang
yang sedang sakit.
-
Panic
buying
Tidak hanya memborong pembelian masker masyarakat juga memborong semua
kebutuhan sehari-hari seperti handsanitizer,tisu,tisu basah dan masih banyak
lainnya . masyarakat memborong barang barang tersebut karena bertujuan untuk
menjadi simpanan apabila nanti harga menjolak tinggi karna kasus ini. Akan
tetapi pada kenyataannya hal tersebut membuat orang orang kesulitan menemukan
berbagai macam kebutuhan dan saat ini juga pembelian akan sesuatu selalu diberi
peraturan yaitu tidak boleh membeli secara berlebihan.
Seharusnya
masyarakat tetap tenang dalam menghaadapi kasus ini karena faktor pemikiran
kita akan membuat pikiran stress, dan masih banyak cara mencegah covid-19 ini
agar tidak cepat menyebar yaitu dengan rajin dan selalu mencuci tangan dan
dengan tidak berpergian keluar rumah.
Oleh: Nisa Febriyanti (192050015)
+62 878-2328-2701 IG: nisafebriynti
Referensi : 1. https://www.halodoc.com/kasus-corona-dan-berbagai-efek-paranoid-yang-muncul

Komentar
Posting Komentar